Mengapa Membuat Ecobrick?

Membuat Ecobrick adalah solusi mendalam penggunaan plastik Anda. Pertama, plastik adalah bahan yang luar biasa dengan sifat-sifat menakjubkan sehingga sayang jika disia-siakan. Kedua, ketika ‘disia-siakan’, plastik mencemari ekosistem yang menopang kehidupan kita dan spesies lain. Ketiga, Ecobrick mewujudkan prinsip-prinsip regeneratif yang menggiring kita semua ke arah yang sehat.

Jadi bisa Anda lihat, pada dasarnya Ecobrick memampukan orang-orang, seperti Anda dan saya, memanfaatkan sifat-sifat problematis plastik. Bahkan lebih baik lagi, proses pembuatan Ecobrick yang bersifat lokal, langsung dan menggunakan tenaga manusia membuat kita merenung. Kesadaran yang bertumbuh menempatkan kita di jalan menuju konsumsi dan penggunaan plastik yang bijak. Membuat Ecobrick bahkan mengarahkan kita melepaskan ketergantungan terhadap plastik dan kembali ke cara-cara hidup yang harmonis dengan siklus kehidupan.

Kami telah menguraikan alasan-alasan membuat Ecobrick dengan lebih terperinci. Lanjutkan membaca…

1. Plastik Terlalu Hebat untuk Disia-siakan
Suka tidak suka, tidak bisa disangkal plastik itu unik! Plastik adalah hasil dari proses ratusan juta tahun yang mengubah hutan dan ganggang purba menjadi minyak bumi dan gas alam di perut bumi. Plastik juga merupakan hasil inovasi manusia yang selama seabad fokus menciptakan hal-hal menakjubkan seperti film kamera, wadah kedap air, dan segala jenis gawai yang memungkinkan kehidupan modern kita. Selama beberapa dasawarsa terakhir, sifat-sifat unik plastik semakin banyak digunakan oleh perusahaan besar untuk memajukan bisnis global mereka. Plastik melayani dalam skala global dengan mengorbankan komunitas dan ekosistem lokal–tempatnya dibuang dan dibakar. Dengan adanya Ecobrick, kita memiliki peluang untuk memutarbalik semua ini dan memanfaatkan plastik demi kebaikan komunitas dan ekosistem. Dengan Ecobrick, kita memanfaatkan ciri-ciri plastik yang tadinya problematis–awet, tahan lama, kedap air–untuk hal-hal yang baik dan ‘hijau’.
2. Ecobrick Mencegah Plastik Mencemari Biosfer

Plastik di biosfer. Plastik terurai dan mencemari. Plastik terurai hingga taraf permukaannya terpapar (khususnya oleh matahari, air, dan gesekan). Sayangnya, kebanyakan plastik sekali-pakai yang tidak dapat didaur ulang adalah berupa lembaran dan film dengan area permukaan yang luas dan sangat mudah terurai.  Ketika plastik dibakar, gas-gas beracun juga dilepaskan ke biosfer.(2) Ketika terpapar sinar matahari, plastik mengalami fotodegradasi menjadi partikel-partikel kecil yang semakin mengecil, yang dikenal sebagai mikroplastik. (3) Beberapa penelitian terkini juga menunjukkan bahwa fotodegradasi plastik menghasilkan gas-gas rumah kaca, metana, dan etilena…(4) Semua ini mengganggu siklus ekologis. (1)

Pembuatan Ecobrick memungkinkan pemisahan plastik–penahanan dan pengendalian jangka panjang dari bahan-bahan yang dalam kondisi lain akan terurai dan mencemari.  – Ecobrick & Brikcoin Whitepaper

Ecobrick justru memanfaatkan masalah tersebut (usianya yang panjang) untuk mengamankan plastik. Dengan mengemas plastik ke dalam botol, area permukaan plastik berkurang ribuan kali lipat. Pengurangan berkali-kali lipat dari area permukaan yang terpapar ini berarti plastik secara efektif dan tanpa batas waktu diamankan dari segala jenis potensi penguraian. Selain itu, dengan menerapkan teknik-teknik membangun yang bersifat cradle-to-cradle, Ecobrick dapat digunakan berulang kali.(5) Secara khusus, penggunaan Ecobrick dalam bangunan tanah untuk membuat ruang-ruang hijau lokal atau tembok-tembok tanah sangat disarankan oleh GEA (6) sebagai cara untuk melindunginya dari berbagai bentuk potensi penguraian.(7) Lihat bagian di bawah ini tentang penerapan Ecobrick Jangka Panjang/Tanpa Batas Waktu.

Dengan cara ini, Ecobrick meniru sistem alami pemisahan ketika biomassa yang sarat karbon prasejarah tersimpan di perut bumi, mencegah hidrokarbon keluar dari atmosfer, menstabilkan iklim, dan mewariskan hadiah kepada era-era berikutnya. Dengan cara yang sama, Ecobrick dalam bangunan tanah memampukan kita untuk tanpa batas waktu mencegah plastik dan kandungan hidrokarbonnya menjadi zat-zat beracun, mikroplastik, atau mencapai atmosfer sebagai C02. Kami memperkirakan untuk tiap 1 kg plastik yang dibuat menjadi Ecobrick, 3,1 kg CO2 berhasil diamankan.(8) Tentu saja, konstruksi bangunan menggunakan Ecobrick yang benar sangat penting untuk mencegah penguraian. Unduh dan ikuti prinsip dan teknik membangun kami ketika menggunakan Ecobrick:  Panduan Visi Bangunan Ecobrick.

Ecobrick kita–jasa pengamanan dan bahan-bahan yang dipadatkan–adalah hadiah bagi generasi dan era masa depan. Di masa depan, orang-orang mungkin akan memanfaatkan plastik kita dengan cara-cara yang tidak pernah kita bayangkan, tapi jika semuanya berserakan, kita justru meninggalkan masalah besar yang harus mereka bereskan.

 


(2)Rinku Verma, K. S. Vinoda, M. Papireddy, A.N.S Gowda, Toxic Pollutants from Plastic Waste- A Review, College of Sericulture, Chintamani, University of Agricultural Sciences, Bangalore, India, December 2016

(3)Anthony L. Andrady, ‘Microplastics in the marine environment’, (sciencedirect.com, Marine Pollution Bulletin, vol 62, issue 8, August 2011), 1596–1605. http://dx.doi.org/10.1016/j.

(4)Sarah-Jeanne Royer, Sara Ferrón, Samuel T. Wilson, David M. Karl, ‘Production of methane and ethylene from plastic in the environment, (Published: August 1, 2018)

(7)Patut dicatat bahwa plastik juga sangat resisten terhadap degradasi mikroba: “Plastik sangat resisten terhadap serangan mikroba, yang karena keberadaannya yang relatif singkat di alam maka evolusi belum sempat merancang struktur enzim baru yang mampu mengurai polimer sintetis.Polyethylene and biodegradable mulches for agricultural applications: a review, p 510, Subrahmaniyan Kasirajan & Mathieu Ngouajio, 12 January 2012

(8)Dengan asumsi 95% isi Ecobrick adalah plastik yang mudah terbakar dan terfotodegradasi. Dihitung dengan rasio berat rata-rata karbon terhadap karbon dioksida adalah 12:44.

 

 

3. Membuat Ecobrick Menginspirasi Kesadaran Ekologis

Polusi plastik pada dasarnya disebabkan oleh pemikiran jangka pendek dan linier serta ketidaktahuan akan sifat-sifat plastik. Pembuatan Ecobrick unik di antara teknologi pengelolaan plastik karena secara langsung melibatkan pengguna dan mengilhami perenungan. Banyak pengguna plastik tidak tahu dari mana asal plastik mereka maupun ke mana plastik tersebut akan berakhir. Banyak yang tidak menyadari betapa berbahaya dan beracunnya plastik sehingga mereka terus menggunakan, membuang, membakar, atau mendaur ulang plastik mereka.  Pembuatan Ecobrick menjawab permasalahan ini secara langsung, menuju akar paradigma konsumsi.

Bagi mereka yang membuat Ecobrick, mereka tahu itu pekerjaan yang berat–bisa makan waktu berjam-jam kerja keras dan sekarung besar plastik untuk membuat satu buah Ecobrick 1,5 liter! Proses ini sekaligus meditatif, membuat kita merenungkan keberadaan tiap “sampah” yang dikemas. Membuat para pembuat Ecobrick berpikir: Dari mana asal plastik pembungkus  kopi ini? Ke mana plastik ini akan pergi? Mengapa ada di sini? Di mana plastik ini akan berada 100 tahun lagi? Akankah lebih baik jika saya berkebun kopi sendiri?

Mr EcoBrick visioning-01

Kesadaran ekologis adalah kesadaran atas hubungan diri sendiri terhadap siklus kehidupan tempat kita menjadi bagiannya.

Dengan memampukan individu-individu untuk mengambil tanggung jawab pribadi atas konsumsi plastik mereka, proses pembuatan Ecobrick mendorong terjadinya interaksi langsung dengan plastik yang dikonsumsinya. Aspek meditatif dan komunal dari pembuatan Ecobrick menghadirkan sesuatu yang kami sebut kesadaran ekologis.(1) Pembuat Ecobrick cenderung mencari informasi lebih banyak tentang topik pembuangan limbah di komunitas mereka, plastik, daur ulang, dan pembuatan Ecobrick. Ini akan mengakibatkan jumlah plastik yang dikonsumsi pembuat Ecobrick menurun. Para pembuat Ecobrick juga cenderung memanfaatkan Ecobrick mereka dengan cara-cara yang mengandung prinsip cradle-to-cradle, menjelajah teknologi regeneratif dan bahan organik (membangun wadah pembuatan kompos, kebun, dan hutan makanan). GEA menitikberatkan pentingnya prinsip-prinsip dan teknologi ini, khususnya pemanfaatan Ecobrick untuk bangunan tanah tanpa modal yang bersifat lokal dan organik.

“Masalah tidak pernah dipecahkan oleh kesadaran yang menghasilkannya.”

– Albert Einstein

Untuk menghormati generasi masa depan dan makhluk hidup lain, kita harus mulai dengan memikirkan mereka. Ecobrick mencetus perenungan penting ini (artikel ini dan bahwa Anda sedang membacanya adalah salah satu contohnya). Ecobrick menjadi katalis untuk membayangkan gaya hidup yang jauh lebih harmonis dengan siklus kehidupan.


Edmund O’Sullivan and Marilyn M. Taylor, Learning Toward an Ecological Consciousness,  2004, Palgrave Macmillan, p.30 “…menjadi warga global yang bertanggung jawab tidak saja membutuhkan imajinasi sosial dan ekologis baru tetapi juga perubahan kesadaran itu sendiri—suatu cara memahami dan memandang realitas yang telah berubah. Pikiran kita harus berubah—baik sebagai individu maupun sebagai suatu budaya.” GEA mendefinisikan kesadaran ekologis sebagai kesadaran akan keterhubungan kita terhadap siklus kehidupan.

 

4. Ecobrick Mencegah Plastik Dari Daur Ulang Industrial

Ada beberapa tingkatan plastik. Ketika didaur ulang, plastik didaur ke tingkat yang lebih rendah. Semakin rendah tingkatnya, semakin berkurang nilainya. Semakin rendah nilainya, semakin kecil kemungkinannya bisa didaur ulang kembali. Pada akhirnya, botol akan didaur ulang menjadi plastik yang tidak dapat lagi didaur ulang.

Ketika “didaur ulang”, plastik kembali memasuki sistem industri global yang menghabiskan sejumlah besar energi dan bergantung pada manusia yang bekerja di kondisi beracun. Selain itu, seluruh plastik yang memasuki sistem ini pada akhirnya akan dikeluarkan ke biosfer.

Berlawanan dengan yang diyakini banyak orang, plastik daur ulang tidak didaur ulang menjadi jenis plastik yang sama. Saat plastik bekas dilelehkan menjadi butiran palet dasar untuk digunakan ulang, jarang menjadi kategori plastik yang sama dengan awalnya. Misalnya, botol plastik PET tidak didaur ulang menjadi botol PET juga, tetapi menjadi bentuk plastik yang lebih rendah, dengan nilai yang juga lebih rendah. Usang, kotor, dan rusak, plastik ini hanya bisa didaur ulang ke tingkat yang lebih rendah dengan nilai yang lebih rendah. Karena nilainya yang rendah, kemungkinan plastik ini akan didaur ulang lagi semakin berkurang seiring tiap siklus “Daur Ulang”. Seiring tiap siklus, peluang plastik dibuang atau mencemari biosfer meningkat. Tidak dapat dihindari, semua plastik di sistem daur ulang industri akan berakhir di biosfer.

 

Ecobrick memampukan warga untuk mengeluarkan plastik dari sistem daur ulang industri, sehingga mencegahnya mencemari biosfer dan menghemat energi.

Selain itu, sistem daur ulang industri hanya membuat plastik melalui perjalanan ulang-alik keliling dunia yang memakan banyak energi. Plastik dibeli dan digunakan di Amerika, kemudian dikirim ke Jerman untuk diproses, kemudian kembali ke Asia untuk diproduksi ulang. Perjalanan ini melibatkan sejumlah besar kontainer pengiriman, truk, kapal, pabrik, dan lain-lain.

Titik-titik pertemuan pada perjalanan ini, pabrik, fasilitas pemilahan daur ulang, dan toko ritel besar, mendorong manusia ke jenis pekerjaan yang biasanya terasing dari dunia luar (sinar matahari, udara segar, air segar, dan makanan segar tidak tersedia di sana) dan, sebaliknya, ke lokasi-lokasi bising yang sarat bahan kimia dengan jam kerja panjang. Di banyak negara, “pemungut sampah” bekerja di bawah sengatan matahari di tempat pembuangan yang beracun untuk memproses dan memilah plastik untuk “didaur ulang”.

Sebaliknya, Ecobrick membantu menghentikan spiral industri yang bergerak ke bawah dengan mengeluarkan plastik dari sistem global ini. Ecobrick mempertahankan plastik di tempatnya–sehingga menghemat energi dan menghentikan dukungan kita terhadap kondisi kerja yang tidak berkemanusiaan.

Baca lebih lanjut: Recycling: The Evil Illusion

 

 

5. Ecobrick Menyelamatkan Plastik dari Pembakaran dan Mengamankan CO2

Membuat Ecobrick adalah cara yang sederhana dan mudah untuk memastikan plastik seseorang tidak dibakar secara informal atau masuk ke dalam tungku pembakaran skala industri–yang keduanya, dalam tingkat berbeda, melepas CO2 dan toksin ke atmosfer sekaligus mendorong berlanjutnya produksi plastik. Ecobrick yang digunakan secara lokal oleh rumah tangga dan komunitas adalah cara untuk menghindari keterlibatan dalam proses industrial dan ekonomi kapitalis yang bergantung pada minyak bumi.

Pembakaran plastik, baik di tepi jalan maupun dalam tungku pembakaran skala industri menyebabkan banyak masalah. Zat-zat kimia, abu, dan gas-gas emisi dalam berbagai tingkat terbentuk(1), bergantung pada suhu dan keberadaan oksigen selama proses pembakaran. Kemasan plastik yang dibakar di ruang terbuka melepaskan 2,9 Mt CO2e gas rumah kaca ke udara per ton kemasan plastik. (4) Kendati dilengkapi peraturan dan teknologi untuk menangani zat-zat beracun, tungku pembakaran skala industri tetap dapat melepaskan gas-gas berbahaya ke atmosfer (2)dan menghasilkan pelepasan CO2. Menurut laporan bulan Mei 2019 ‘Plastik & Iklim: Biaya Tersembunyi Planet Plastik’ pembakaran plastik menyebabkan penambahan CO2 ke lingkungan yang terus bertumbuh dan semakin mengkhawatirkan: satu ton plastik yang dibakar dalam tungku skala industri melepaskan minimum 0,9 Mt emisi bersih CO2e (bahkan setelah memperhitungkan listrik yang dihasilkan dari proses pembakaran.(3))

Pembakaran plastik juga merupakan antitesis ekonomi sirkular atau regeneratif. Pembakaran skala industri membuat ketergantungan masyarakat terhadap penghasilan limbah yang mengalihkan limbah dari daur ulang industrial (5) dan pemanfaatan kembali yang bersifat lokal dan regeneratif. Di kota-kota seperti Singapura dan Tokyo, tempat pembakaran skala industri diterapkan, pengamanan bahan oleh warga anjlok hingga hampir 0.(6) Para kritik menilai pembakaran skala industri memperkecil keterlibatan warga dan menurunkan kesadaran ekologis masyarakat umum. Pembakaran skala industri tidak memberikan insentif mitigasi untuk mengurangi konsumsi atau penggunaan plastik. Pembakaran skala industri sejatinya adalah sistem linear dan tidak membantu peralihan dari plastik maupun menuju ekonomi sirkular yang memanfaatkan sumber-sumber daya yang tersiklus.

Sebaliknya, dengan mengemas plastik ke dalam botol untuk membuat Ecobrick, kita mencegah plastik dibakar atau terurai. Ketika dibuat menjadi Ecobrick, wilayah permukaan bersih seluruh plastik yang dikemas berkurang ribuan kali – dan dengan demikian juga mengurangi paparan UV. Kepadatan Ecobrick yang telah terkemas (biasanya antara 30-40g/ml) juga membuat Ecobrick sulit terbakar. Ketika digunakan dalam bangunan tanah dan Ecobrick, Ecobrick seluruhnya terselubung sehingga tidak berpeluang terdegradasi oleh UV, panas, maupun gesekan. (7)  CO2 dari plastik secara efektif diamankan tanpa batas waktu — persis seperti minyak bumi yang belum terjamah di perut Bumi, yang adalah gudang CO2 alami.

Secara khusus, penggunaan Ecobrick dalam bangunan tanah untuk membuat ruang-ruang hijau lokal, atau tembok-tembok tanah, dianjurkan oleh GEA(8)Bangunan Tanah dan Ecobrick berfungsi untuk mengamankan plastik dari bentuk-bentuk utama potensi penguraian. Dengan cara ini, Ecobrick meniru sistem pengamanan alami tersimpannya biomassa yang sarat karbon prasejarah di perut Bumi, yang mencegah keluarnya hidrokarbon ke atmosfer, menstabilkan iklim, dan menghadiahkannya kepada zaman-zaman berikutnya. Dengan cara yang sama, bangunan tanah Ecobrick memungkinkan kita untuk tanpa batas waktu mencegah plastik dan hidrokarbonnya menjadi toksin, mikroplastik, ataupun mencapai atmosfer sebagai CO2.

Jasa pengamanan dan bahan yang terkemas ini adalah hadiah untuk generasi dan zaman masa depan.

Kami memperkirakan bahwa untuk tiap 1 kg plastik yang terkemas menjadi Ecobrick, 3,1 kg CO2 berhasil diamankan.(9) Rata-rata, Ecobrick 600 ml akan mengamankan 0,62 kg CO2 dan Ecobrick 1,5 L akan mengamankan 4,6 kg CO2.

 

——————

(1)National Research Council (US) Committee on Health Effects of Waste Incineration, Incineration Processes and Environmental Releases. Waste Incineration & Public Health. Washington (DC): National Academies Press (US); 2000. 3. Plastik terbuat dari molekul petroleum, yang terbuat dari minyak. Pembakaran plastik (secara global merupakan salah satu bentuk umum pembuangan plastik) menghasilkan 3,1 kg CO2 per 1 kg plastik. Ketika plastik dibiarkan terpapar sinar matahari, CO2 juga dilepaskan dalam proses fotodegradasi. Pelepasan CO2 adalah salah satu penyebab terbesar pemanasan global.

(2)UK Department of Food and Rural Affairs, Incineration of Municipal Solid Waste, February 2013

(3)p58

(4)p64

(5)Harriet Parke, Sophie Crossette, Dr Dominic Hogg,Residual Waste Infrastructure Review (12th Issue),  7th August 2017

(6)Robin Hicks, Can Singapore Really be a Zero-Waste Nation?, Eco Business, Tuesday 29 January 2019 Singapura nyaris tidak pernah memanfaatkan kembali limbahnya. Dari 800 juta kilogram limbah plastik yang dihasilkan tahun lalu, 94% dibakar skala industri..”

(7)Subrahmaniyan Kasirajan & Mathieu Ngouajio, Polyethylene and biodegradable mulches for agricultural applications: a review, p 510, 12 January 2012

Patut dicatat bahwa plastik juga sangat resisten terhadap penguraian mikroba: “Plastik sangat resisten terhadap serangan mikroba, yang karena keberadaannya yang relatif singkat di alam maka evolusi belum sempat merancang struktur enzim baru yang mampu mengurai polimer sintetis

(8)(Ecobricks.org) www.ecobricks.org/earth

(9)Dengan asumsi 95% isi Ecobrick adalah plastik yang mudah terbakar dan terfotodegradasi. Dihitung dengan rasio berat rata-rata karbon terhadap karbon dioksida adalah 12:44.

6. Ecobrick Memberdayakan Rumah Tangga, Komunitas, dan Perusahaan
 

Sudah lama kita bergantung pada perusahaan-perusahaan dan program pemerintah untuk mengelola plastik kita. Saat berita tersiar bahwa metode-metode ‘pengelolaan limbah’ ini gagal memecahkan masalah plastik, Ecobrick adalah salah satu cara untuk mengambil kembali tanggung jawab pribadi atas ‘limbah’ kita sendiri. Ecobrick dimulai dari bawah sebagai solusi tanpa modal, bersumber terbuka, dan digerakkan oleh masyarakat. Dengan demikian, Ecobrick dapat memberdayakan kembali individu-individu, rumah tangga, komunitas, dan perusahaan untuk bertanggung jawab penuh atas penggunaan plastik mereka.

Pembuatan Ecobrick adalah teknologi manual berteknologi rendah tanpa modal. Dengan demikian, tidak diperlukan keterampilan, fasilitas, pendanaan, maupun izin politik khusus untuk memulainya. Siapa saja dapat mulai dari saat ini untuk bertanggung jawab terhadap plastik mereka: yang dibutuhkan hanya botol plastik dan tongkat. Dengan demikian, Ecobrick bukan saja memberdayakan gerakan nol sampah, melainkan melampauinya.

GEA telah mengembangkan indikator kinerja utama untuk menghitung dan melacak peralihan penggunaan plastik. Karena Ecobrick tidak hanya memampukan eliminasi limbah, tapi juga mengamankan limbah yang bukan milik kita sendiri, kita dapat beralih dari limbah, ke nol sampah, ke limbah positif (atau ayyew). Posisi seseorang dalam rangkaian ini diukur dengan Rasio Peralihan Plastik. Keunikan Ecobrick adalah memampukan pemberdayaan setingkat ini pada individu, komunitas, sekaligus perusahaan.

7. Ecobrick Pengalih ke Kehidupan Regeneratif dan Sirkuler
 

Ecobrick, dan seluruh penerapannya di situs web kami, pada dasarnya bersifat Cradle-to-Cradle. Artinya, kehidupan berikutnya dari Ecobrick dirancang menjadi kreasi yang dapat dihasilkan darinya.

Segala sesuatu berakhir. Sayangnya, polusi disebabkan oleh pemikiran jangka pendek: tidak merancang akhir desain suatu produk. Mayoritas produk yang kita gunakan saat ini berawal dari kelahiran mereka di suatu pabrik, berpindah ke tangan kita, lalu berlanjut ke liang lahat mereka–yang selalu berada di suatu tempat dalam biosfer Bumi. Inilah masalah khas plastik, karena usia bahan ini melampaui kegunaan produknya. Polusi adalah hasilnya.

Dengan Ecobrick, kita melakukannya berbeda. Belajar dari siklus kehidupan yang tidak berujung, kita memanfaatkan Ecobrick dengan suatu cara yang mengantisipasi siklus mereka berikutnya. Alih-alih membentuk garis lurus dari buaian ke liang lahat, kita bisa menggambar sebuah lingkaran. Kita bisa memastikan Ecobrick kita berpindah dari satu buaian ke buaian berikutnya, dan seterusnya. Inilah semangat di balik Modul dan LEGO Ecobrick. Inilah konsep di balik minimalnya penggunaan lempung jerami pada konstruksi Ecobrick.

Baca lebih lanjut di Ecobricks: Cradle to Cradle

 

 

8. Ecobrick Solusi Plastik Rendah Energi
 

Untuk menggunakan kembali bahan sesederhana botol plastik, sistem daur ulang industrial menggunakan energi yang luar biasa besar. Pertama, plastik dikumpulkan oleh truk dan diantar ke suatu fasilitas pemilahan dengan melibatkan mesin-mesin besar. Plastik itu kemudian dikirim lintas dunia ke suatu pengecoran untuk dijadikan bahan mentah. Bahan mentah ini kemudian dikirim ke suatu pabrik untuk dibuat menjadi produk baru. Produk ini kemudian dikirim lintas dunia ke suatu toko.

Secara kontras, pembuatan dan penerapan Ecobrick terjadi dalam lingkaran komunitas seseorang. Plastik yang dikonsumsi dimanfaatkan secara lokal–tanpa mesin, transportasi, maupun sistem berenergi tinggi.

Sistem pengolahan limbah tradisional memerlukan anggaran besar, teknologi paten, dan energi yang sangat besar untuk dijalankan. Pendauran ulang botol plastik dapat berakibat plastik melanglang buana dari suatu toko di Kanada, ke pengecoran di China, lalu ke pabrik di Filipina, ke sungai, kemudian ke laut. Seringnya, begitu suatu kota membangun fasilitas daur ulang, plastik yang ada sudah melampaui kapasitasnya.

Ecobrick tidak membutuhkan mesin, keterampilan, maupun dana khusus untuk dibuat. Teknologinya 100% bersifat sumber terbuka. Karena kesederhanaannya inilah pembuatan Ecobrick dapat menyebar dan melampaui tingkat penggunaan plastik.

 

9. Ecobrick Dapat Dimanfaatkan untuk Jangka Pendek

Kegunaan plastik telah dimanfaatkan perusahaan-perusahaan besar untuk mengirim produk-produk murah mereka ke seluruh dunia dan mencapai nilai jual produk yang rendah sementara biosfer membayar harganya. Dengan memisahkan plastik dari sistem global melalui pembuatan Ecobrick, kita dapat memanfaatkannya untuk kepentingan lokal dan keamanan ekologis. Ecobrik yang telah selesai dibuat menjadi balok-balok bangunan yang dapat digunakan kembali, yang dapat disusun dalam berbagai cara menjadi beragam penerapan yang praktis dan bermanfaat. Selama dasawarsa terakhir, Tim GEA telah berinovasi, mengembangkan, dan menguji coba penggunaan dan praktik terbaik untuk Ecobrick yang sungguh-sungguh bersifat cradle-to-cradle dan memanfaatkan bahan-bahan lokal yang bisa didapat dengan mudah dalam apa yang kami sebut sebagai bangunan pasca-alami. Kami membedakan penerapan jangka pendek (sementara) dan jangka panjang (tanpa batas waktu).

Penerapan jangka pendek adalah yang langsung memanfaatkan Ecobrick yang baru dibuat dalam modul, permainan, dan bangunan sementara. Berikut ini tiga contoh yang paling populer:

  • Modul Milstein:  Ecobrick dapat disatukan menggunakan perekat silikon atau karet gelang untuk menciptakan modul heksagonal atau segitiga. Modul-modul yang berdiri sendiri ini dapat menjadi bangku atau tempat duduk yang kokoh. Modul Milstein dapat dikombinasi secara vertikal dan horizontal untuk membuat meja, sofa, tempat tidur, panggung, dan lain-lain. Hanya untuk penggunaan dalam ruang.
  • Modul Dieleman:  Ecobrick juga dapat dikombinasikan untuk menjadi LEGO yang dapat disusun vertikal maupun horizontal. Modul Dielman dapat dikombinasikan untuk membuat tembok dan berbagai jenis struktur. Hanya untuk penggunaan dalam ruang.
  • Ruang Terbuka Ecobrick Begitu Anda punya ribuan Ecobrick, Anda dapat membuat ratusan modul Ecobrick. Dengan ratusan modul Dieleman dan Milstein, Anda dapat membuat Ruang Terbuka Ecobrick interaktif tempat para peserta dapat memindahkan dan menyusun modul untuk mewujudkan ruang-ruang sosial yang mereka butuhkan. Komunitas-komunitas Ecobrick lanjutan membuat satu set untuk penggunaan lokal yang sering disewa festival dan acara pemerintahan.

Yang luar biasa dari penerapan Ecobrick jangka pendek ini adalah bahwa setelah beberapa tahun, ketika modul atau LEGO Anda mulai usang, Ecobrick Anda 100% siap untuk penerapan jangka panjang tanpa batas waktu…

10. Ecobrick Dapat Dimanfaatkan untuk Jangka Panjang/Waktu Tak Terbatas

Ecobrick juga dapat dimanfaatkan untuk membangun konstruksi-konstruksi jangka panjang, tahan lama, dan tanpa batas waktu. Bangunan-bangunan ini dibuat dari tanah dan Ecobrick dengan cara tertentu sehingga Ecobrick terlindung sepenuhnya dari segala jenis degradasi. Penerapan bangunan tanah dan Ecobrick favorit kami adalah konstruksi ruang-ruang hijau, atau ‘taman bermain hutan makanan’. Bangunan-bangunan tanah skala kecil ini merupakan kesempatan yang baik bagi komunitas untuk berkumpul dan membangun sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, spesies lokal, dan ekologi. Ecobrick juga dapat digunakan untuk membangun tembok dan bahkan struktur, walaupun ini tidak seefektif ruang-ruang hijau skala kecil dalam memberi contoh kolaborasi masyarakat peningkat kesadaran yang dapat diperbanyak.

Seperti penerapan Ecobrick jangka pendek, penerapan bangunan tanah dan Ecobrick sepenuhnya bersifat cradle-to-cradle. Penggunaan tanah setempat untuk membuat lempung jerami berfungsi sebagai bahan pengikat yang tahan lama sekaligus dapat runtuh tanpa merusak keutuhan botol (tidak seperti semen). Sekalipun konstruksi bertahan 100 maupun 1.000 tahun, Ecobrick di dalamnya terlindung sepenuhnya dari degradasi dan ketika dibongkar, Ecobrick-nya dapat dipisahkan dan digunakan kembali. Dengan cara ini, Ecobrick mengamankan atau memisahkan plastik–sebagaimana Bumi menyimpan karbon di bawah tanah selama jutaan tahun. Dengan cara ini, kita dapat menghadiahkan plastik terkonsentrasi kita kepada generasi mendatang sebagaimana Bumi mencegahnya memasuki atmosfer, menstabilkan iklim, dan menyimpannya sebagai sumber energi tepat waktu untuk mempercepat evolusi kesadaran manusia.

11. Ecobrick Solusi Sumber Terbuka Tanpa Modal yang Menyebar Secara Viral

Teknologi Ecobrick dirancang secara utuh agar mudah diakses, sederhana, dan dapat dibuat tanpa biaya, mesin, maupun peralatan khusus. Dengan demikian, tidak ada keuntungan atau perpindahan modal yang terlibat dalam pembuatan Ecobrick maupun penerapannya. GEA fokus mengembangkan penerapan Ecobrick yang berpegang pada prinsip-prinsip sumber terbuka Creative Commons yang dapat disebarkan secara gratis. Dengan cara ini, individu, komunitas, maupun perusahaan dapat membuat Ecobrick tanpa motif keuntungan. Sehingga pembuatan Ecobrick secara mendasar berbeda dengan peliknya daur ulang industrial yang mencari keuntungan, pengolahan limbah menjadi energi, pembakaran, dan teknologi-teknologi paten skala besar lainnya.

Produksi plastik saat ini terus meningkat dalam kecepatan linear yang besar. Sistem-sistem daur ulang industrial tradisional tidak mampu mengimbangi.

Pembuatan Ecobrick menggunakan prinsip-prinsip manifestasi mandala kolaboratif dan konsep Bisnis Bumi untuk memastikan penyebaran teknologi secara viral yang berprinsip.

Kami mengamati bahwa ketika Ecobrick diperkenalkan secara benar kepada suatu komunitas atau kota, konsepnya menyebar secara eksponensial–dengan cepat melampaui tingkat konsumsi plastik setempat.

Di kota Jogjakarta, pemerintah kotamadya menyaksikan penyebaran pembuatan Ecobrick ke 453 RT-nya dalam waktu beberapa bulan saja. Di Filipina Utara, pembuatan Ecobrick menyebar melalui seluruh sistem sekolah, melibatkan 250.000 siswa, dalam waktu satu tahun. Di kota Bontoc, pembuatan Ecobrick membantu mengurangi keluaran plastik kotamadya dengan begitu dramatis, sehingga tempat pembuangan sampah setempat tutup dalam waktu enam bulan. Dalam tiap kasus, ketika diperkenalkan secara metodis, pembuatan Ecobrick secara signifikan berhasil mengurangi jumlah limbah plastik yang dihasilkan suatu komunitas dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

12. Ecobrick Mewujudkan Medium Pertukaran Alternatif Skala Lokal

Plastik yang telah dikemas secara benar ke dalam Ecobrick dapat dimanfaatkan sebagai balok bangunan yang tidak akan rusak ataupun mencemari lingkungan1. Plastik ini telah dipisahkan secara efektif dan tanpa batas waktu. Nilai jasanya sangat tinggi. Selama dasawarsa terakhir, pertukaran antara Ecobrick dengan layanan masyarakat lokal muncul di berbagai tempat di dunia. Di Guatemala, anak-anak bisa menukar Ecobrick dengan akses ke lapangan sepak bola di lingkungannya. Di Filipina, Ecobrick dapat ditukar dengan sedotan dan botol pakai-ulang di pusat perbelanjaan setempat. Di Indonesia, seratus Ecobrick dapat ditukar dengan laptop dalam suatu program yang ditawarkan salah satu produser makanan kemasan plastik nasional.

Global Ecobrick Alliance telah mengembangkan platform GoBrik sebagai cara menghasilkan token blockchain manual berdasarkan ketiadaan plastik dari biosfer. Dengan kata lain, token ini, yang dikenal sebagai Brikcoin, didasarkan pada plastik yang berhasil dipisahkan dan dikemas menjadi Ecobrick.

Brikcoin dihasilkan ketika sesama pengguna platform masing-masing meninjau (mengesahkan) sebuah Ecobrick dan sepakat (membuktikan) bahwa plastik tersebut telah dibuat menjadi Ecobrick yang sesuai dengan standar GEA. Satu blok Brikcoin kemudian dihasilkan di platform GoBrik sesuai berat plastik dan dibagikan kepada para pembuat Ecobrick yang bertugas melakukan pengesahan (validator) serta penyimpanan pusat GoBrik.

Anda dapat membaca lebih lanjut tentang Ecobrick dan Brikcoin di laman proyek khusus kami. Untuk bacaan yang lebih mendalam, unduh Ecobricks & Brikcoins Whitepaper kami.

 

———–

1Penting untuk dicatat bahwa Ecobrick yang tidak dibuat secara benar, yang tidak memenuhi standar GEA dalam hal kepadatan dan teknik, tidak menghasilkan plastik yang terpisah secara efektif. Ecobrick yang lemah, ringan, dan berongga tidak ideal untuk konstruksi dan akan rusak dimakan waktu.

 

Bahan Bacaan Lanjutan



Comment using Facebook

comments

Circular Design

Ecobricks are a deep solution to plastic. Ecobricks and all the GEA recommended methods are ‘Cradle-to-Cradle’.

Learn More

Buru Albatross

Albatross membuat sarang mereka di sebuah pulau yang ribuan kilometer jauhnya dari manusia. Namun, plastik kami masih melukai anak-anak mereka.

Kisah mereka

Take Green Business to a whole new level!

Learn More

Dapatkan Perangkat Petunjuknya

The Ecobrickable Designator Kit is now available for purchase and download on the GoBrik store.  Buy with cash or Brikcoins and get started with the icons, stickers, fonts and license you need to use the symbol on your packaging or products.

Learn More

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Ecobrick