Membangun dengan Ecobricks

Ada lima teknik utama untuk membangun dengan botol…

Modul-Modul Perabot Milstein

Modul-Modul Lego Dieleman

Earth Bottle Building

Metode Ecoblock

Metode Pura Vida Atlan

Dengan sedikit imajinasi, Ecobricks dapat digunakan untuk hampir apa saja.

Ecobricks dapat dihubungkan menggunakan karet, silikon, lumpur jerami, dan semen*. Ecobricks dapat digunakan untuk membuat perabot, kebun, struktur, dan banyak lagi. Ecobricks dimanfaatkan dengan berbagai cara di seluruh penjuru dunia. Di laman ini, kami telah menyusun rangkuman penggunaan Ecobricks yang paling populer. Kami juga telah menyusun Panduan Visi Konstruksi Ecobrick untuk membantu Anda memulai. Sementara itu, Anda bisa membaca ringkasan masing-masing teknik membangun beserta pro dan kontranya di bawah ini.

1. Modul-Modul Milstein (Lego Horizontal)

Penerapan ecobrick termudah, tercepat, dan mungkin yang paling seru adalah membuat modul-modul Milstein. Dengan MM Anda dapat membuat bangku panjang, meja, kursi, dan banyak lagi. Yang Anda butuhkan untuk mulai hanya 12 Ecobricks! Kami temukan lem silikon perekat yang paling ampuh untuk menyusun modul ini. Ecobrick Modul Milstein kemudian dapat disusun secara mendatar untuk digunakan di kelas, konser, rapat, dan banyak lagi. Modul ini juga dapat ditumpuk untuk menambah ketinggian secara vertikal. Modul-modul ini dapat ditumpuk ke atas dan disimpan untuk menghemat ruang.

 

[soliloquy id=”10159″]

 

  • Pro:  Yang Anda butuhkan untuk mulai hanya beberapa Ecobricks! Sangat mudah. Mengasyikkan.
  • Kontra: Hanya untuk penggunaan dalam ruang. Sinar UV pada sinar matahari akan menurunkan kualitas dan kekuatan Ecobricks Anda.

Pelajari lebih lanjut cara membuat modul dengan Ecobricks >>

2. Modul-Modul Dieleman (Lego Vertikal)

Nah, yang ini keren – Ecobricks bisa disusun menjadi balok-balok seperti LEGO. Modul Dieleman, atau DM, adalah salah satu cara untuk membuat botol-botol menjadi balok modular yang dapat ditumpuk secara vertikal. Enam belas Ecobricks direkatkan dengan silikon untuk membentuk satu modul DM. Cara menghubungkan DM persis seperti Lego, yaitu dengan ditumpuk satu di atas yang lain, sehingga memungkinkan Anda membuat tembok, menara, dan pilar dengan cepat dan mudah tanpa perekat maupun semen. DM-DM ini kemudian juga dapat dilepaskan sama mudahnya.

 

[soliloquy id=”10161″]

 

  • Pros Sangat cocok untuk taman bermain dalam ruang dan membangun struktur untuk konser atau pameran dalam hitungan menit. Bisa dilepas dan disimpan sama cepatnya!
  • Kontra: Hanya untuk penggunaan dalam ruang. Ecobricks-nya tidak terlindung sehingga perabot tidak dapat digunakan di luar ruang – sinar UV akan menurunkan kualitas dan kekuatan Ecobricks Anda. Belum diuji untuk proyek-proyek luar ruang jangka panjang.

 

Pelajari lebih lanjut tentang Ecobrick Modul Dieleman >>

3. Earth Bottle Building
Cara paling awet dan hijau untuk membangun dengan adalah dengan menggunakan teknik Earth Bottle Building. Dikenal sebagai cob, adobe, wattle-and-daub, dan berbagai istilah lain di dunia, lumpur jerami adalah teknik kuno menggunakan lempung, pasir, dan jerami untuk membuat semen yang tangguh, kuat, indah, sekaligus tahan cuaca. Earth Bottle Building ideal untuk membangun petak kebun sederhana, taman bermain, dan tembok.

Earth building dahulu digunakan nenek moyang kita untuk membangun rumah dan bangunan yang awet selama bertahun-tahun. Teknik ini mudah dan gratis, serta dapat melibatkan anak-anak sekaligus orang dewasa dalam proses konstruksinya.

 

[soliloquy id=”11375″]

 

Teknik Earth Bottle Building dapat sepenuhnya melindungi Ecobricks, secara efektif mengubur mereka dalam konstruksi yang dibangun. Ini membuat Ecobricks aman dari sinar UV dan bentuk-bentuk degradasi lain. Setelah 10, 20, maupun 100 tahun, ketika bangunan Anda sampai di akhir hayatnya (sebagaimana semua hal di dunia ini) cicit-cicit Anda dapat memisahkan ecobricks dari lempung jerami dan menyiapkannya untuk penggunaan berikutnya.

  • Pro:  Pilihan pertama kami untuk bangunan berstruktur! Metode ini kuat, tahan gempa, dapat mengakomodasi tembok dan desain berlekuk, memungkinkan ecobricks didaur ulang pada akhir hayat konstruksi, dan 100% mengandalkan bahan-bahan organik setempat yang hampir tidak ada harganya.
  • Kontra:  Berada di luar paradigma konstruksi korporat: Bank Anda tidak akan memberi Anda KPR, perusahaan asuransi tidak akan memberikan perlindungan, dan tangan serta kaki Anda akan kotor.

Pelajari lebih lanjut tentang membangun dengan Ecobricks dan Lempung >>

4. Ecoblocks

Para penggiat Ecobricks di Afrika Selatan telah menemukan suatu cara untuk membangun unit-unit modular menggunakan Ecobricks. Sebuah inovasi yang digagas arsitek merangkap penggiat Ecobricks, Ian Domisse, modul-modul sederhana ini hanya membutuhkan selembar kayu lapis untuk menyatukannya.

 

[soliloquy id=”10149″]

 

  • Pro: Cocok untuk membuat struktur dalam ruang, untuk konser atau pameran dalam hitungan menit. Dapat dilepaskan dan disimpan dengan cepat.
  • Kontra: Tidak bisa terpapar cuaca, namun bisa diplester dan dilindungi dengan papan.
5. Metode Konstruksi Pura Vida Atitlan

Kombinasi struktur beton tiang dan palang tradisional dengan ecobricks telah dikembangkan oleh gerakan Ecobrick Pura Vida Atitlan di Guatemala. Mereka punya manual PDF gratis yang menjabarkan Sistema Constructiva Pura Vida (Bahasa Spanyol) mereka. Kawat ayam digunakan di antara dua palang beton agar ecobricks dapat ditumpuk secara vertikal. Begitu ruang tembok sudah diisi dengan ecobricks, kawat tersebut diplester dengan semen. Metode konstruksi ini diuji dan didukung oleh Designers Without Borders, NorskForm (Norwegian Centre for Design and Architecture), dan INDIS (Instituto de Investigación en Diseño de la Universidad Rafael Landívar). HugItForward menggunakan metode ini untuk membangun sekolah-sekolah yang disubsidi oleh ekowisata sukarela.

 

[soliloquy id=”11379″]

 

  • Pro:  Cara bagus memanfaatkan banyak Ecobricks untuk membuat bangunan umum. Metode hibrida antara konstruksi tradisional dan Ecobricks. Ecobricks dapat didaur ulang saat konstruksi mencapai akhir masa pakainya.
  • Kontra: Menggunakan semen, baja, dan bahan-bahan non-lokal. Menghasilkan bangunan-bangunan kubus. Membutuhkan pendanaan dari luar.
6. Ide-Ide Lain More...

Menggunakan ecobricks untuk olahraga gratis. Temukan caranya di Manual Bugar Ecobricks.

Dari tongkat baseball sampai perahu, imajinasi Anda tak berbatas untuk memanfaatkan Ecobricks!  Ecobricks bisa digunakan untuk menjadi bugar, permainan, dan banyak lagi. Tahukah Anda bahwa Ecobricks dapat mengapung dengan sangat baik? Kami tak sabar melihat perahu dan pulau Ecobrick pertama terwujud. Pernahkah Anda melihat atau mengembangkan penerapan yang berguna? Ceritakan kepada kami, atau bantu tim kami mengembangkan laman ini lebih lanjut. Bagikan foto-foto Anda di web dengan tagar #ecobricks. Pos ide-ide dan foto-foto Anda pada kolom komentar di bawah ini.

[soliloquy id="14314"]

 


*Catatan Penting tentang Beton

Kami tidak menyarankan penggunaan beton sebagai semen penghubung ecobricks. Beton akan menyatukan ecobricks dengan kokoh seperti tembok. Namun demikian, tembok seperti itu mustahil diruntuhkan tanpa ada bongkahan tajam yang menusuk ecobricks (mohon diperhatikan bahwa ini tidak berlaku untuk metode Pura Vida Atitlan, karena ecobricks-nya tidak direkatkan dengan beton). Penting untuk memikirkan kelanjutan hidup ecobricks di akhir penggunaan struktur kita. Lihat Desain Ecobrick Cradle to Cradle.

[DISPLAY_ULTIMATE_PLUS]

Comment using Facebook

comments

Pengantar Membangun dengan Botol

Untuk pengantar lengkap teori dan teknik membangun dengan botol, unduh panduan konstruksi sumber terbuka kami. Gratis!

Dapatkan Panduannya

Cradle to Cradle

Ecobricks adalah solusi mendalam untuk plastik. Ecobricks dan seluruh penerapannya di situs web ini pada dasarnya bersifat cradle-to-cradle.

Pelajari Lebih Lanjut

Modul-Modul Ecobrick

Modul-modul Ecobrick adalah salah satu pemanfaatan ecobricks paling mudah, cepat, dan praktis

Pelajari Lebih Lanjut