Date: 07/09/2019
Type: Community Starter Workshop
Location: Psmp toddopuli salodong, untia makassar
Trainer: Indrawati Abdi
Participants: 25

Psmp adalah sebuah panti rehabilitasi anak dimana anak-anak yg punya masalah dengan hukum tapi masih berada diusia dini, selain itu juga ada beberapa anak yg dikirim dari berbagai daerah yg mempunyai masalah sosial seperti sebatang kara atau anak jalanan. Lokakarya ini diikuti oleh 25 orang anak dan sebelum kami melakukan lokakarya pihak panti telah menjelaskan kami untuk tidak memgambil gambar anak-anak secara langsung untuk menjaga keamanan mereka.Usia peserta ada yang usia 7 tahun hingga 17 tahun. Lokakarya ini juga diikuti pihak pengelolah panti dan staf pengajar berjumlah 5 orang

Plastik telah dipersiapkan sebelumnya oleh pihak panti dimana anak panti telah memilah dan mengeringkan botol dan plastik mereka dua minggu sebelum berkegiatan, namun pemateri juga tetap menyediakan tambahan guna persiapan bila bahan tidak cukup. Presentasi kami lakukakan menggunakan lcd dan focus yg dipersiapkan oleh pihak panti. Pemateri menyiapkan stick 30 , lem silicon 1 set, botol teh pucuk 10, kain kering 3 lembar, cat warna 3 buah, spidol permanent 3 buah, kuas kecil 3

Pimpinana panti pak Bambang membuka lokarya ini dilajutkan materi plastik dan lingkungan mulai pukul 09.20 – 10.00 wita. Peserta ternyata merespon sangat baik materi ini terlihat jelas mereka menyukai materi dampak plastik bagi kesehatan manusia. Praktek membuat ecobrick kami berikan seriap anak membuat satu ecobrick mulai pukul 10.00 – 12.30. Diluar dugaan seorang anak yang bernama nunu mampu membuat 2 botol ecobrick dalam waktu 2 jam dan semua tervalidasi dengan benar. Lokakarya ini menghasilkan 15 botol selesai sempurna dan 7 botol belum tuntas divalidasi karena waktu terbatas dan pihak panti meminta kami selesai hingga pukul 13.00.

Mulanya pemateri ragu apakah anak-anak ini mampu membuat ecobrick dimana mereka nampak masih mengantuk, namun ternyata mereka menyukai bahkan mereka mendonasikan ecobricknya ke pemateri sebagai hadiah dari pribadi anak-anak panti ini, sungguh mengharukan padahal pihak panti sebelumnya telah meminta agar ecobricknya di berikan ke panti namun dari pihak anak lebih memilih mendonasikannya.

Tantangannya disaat memposting ecobrick , kami tidak dijinkan mengambil foto wajah anak-anak ini kecuali nunu karena besok dia bebas dipulangkan ke keluarganya.

Melakukan kejahatan ataupun bermasalah dengan sosial bukan berarti mereka tidak mempunyai keinginan menjaga lingkungan, ini terlihat bagaimana mereka begitu bersemangat menyelesaikan ecobricknya namun hanya kami tidak.dapat memposting wajah mereka bersanding bersama ecobricknya 🙏 Terima kasih kepada pak Bambang dari pihak kementrian sosial yang telah mengundang kami berbagi ilmu ecobrick kepada anak-anak di panti ini,


View this Training on Ecobricks.org
Learn more about our Trainings at www.Ecobricks.org/trainings
Follow us on Facebook at www.facebook.com/ecobricks.org
Follow us on instagram at www.instagram.com/ecobricks.plastic.solved

Indonesia, gobrik